“Saya nggak ngerti data dari bapak paslon nomor urut 2 sampaikan. Itu bisa menjadi pembohongan publik. Jalan yang bagus atau mantap di saat saya jadi Bupati hanya 34 persen. Selama di tangan saya, sudah naik 48 persen. Di tahun 2025 diprediksi kita bisa mencapai 53 persen. Dan di tahun 2027 itu kita bisa mencapai 63 persen setara jalan mantap,” ketus Radiapoh yang disambut sorak sorai pendukungnya.
Soal transparansi keuangan, ujar Radiapoh, justru di zaman dia birokrasi pemerintahan Kabupaten Simalungun berjalan dengan baik. Pemkab Simalungun berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI sejak belasan tahun lalu.
“Saya kira soal carut marut keuangan, hampir 18 tahun kita baru mendapatkan WTP. Marharoan Bolon itu untuk menjawab itu tulang. Saya nggak tahu dari mana dapatnya data calon Bupati nomor urut 2. Saya sarankan bapak main-main ke BPS,” katanya.
Sementara itu, Calon Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih mengatakan apabila dirinya dipilih pada Pilkada Simalungun, mereka akan membangun kepercayaan dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.




