“Perhatian dari Bapak RHS ini luar biasa. Menurut saya, beliau layak diperjuangkan kembali untuk memimpin Kabupaten Simalungun,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, RHS menegaskan komitmennya untuk terus memimpin dengan integritas dan tanpa adanya praktek pungutan liar.
“Tak ada uang pulsa untuk jabatan atau untuk ASN Honorer hingga P3K. Silakan tanya kepada mereka yang baru dilantik kemarin,” kata RHS.
RHS juga menjelaskan bahwa Simalungun baru saja menerima tambahan kuota sebanyak 2.000 formasi P3K untuk tenaga pendidik dan kesehatan. “Kalau saya meminta uang dari mereka, bayangkan berapa banyak yang bisa saya dapatkan. Tapi itu bukan prinsip saya, karena pemimpin yang melakukan itu tidak akan mendapatkan berkah,” tegasnya.
RHS menutup dengan pesan kepada masyarakat untuk memilih pemimpin yang sudah terbukti kinerjanya dan menghindari kembalinya era yang penuh dengan praktik pungutan liar. (S.Hadi Purba)




