Berbagai indikator pencapaian itu adalah debit air yang dialirkan PAM Banjarmasih lebih besar dari Tirta Keumuning. “ucapnya.
Selain itu, jumlah pelanggan yang dimiliki kedua PAM sangatlah berbeda. Warga yang menggunakan jasa pelayanan PAM Bandarmasih sebesar 91,77 % sedangkan PDAM Tirta kemuning hanya berkisar 30,00 %.
“Mengelola teknologi dan pelayanan, adalah dua hal yang beriringan,” ujarnya.
Syaridin mengaku tak akan berhenti pada studi tiru ini saja. Pemerintah Kota Langsa bersama PDAM Tirta keumuning terus melakukan upaya ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi) ke Banjarmasin. Tujuan utamanya tidak lain untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan yang dominan diisi oleh masyarakat kota langsa.
Direktur PAM Bandarmasih berterima kasih dengan kedatangan jajaran Pemerintah Kota Langsa.
Menurutnya kunjungan ini saling bertukar informasi, investasi dan program program lainnya. Maksud itu yang ingin digapai.
Bahkan pihaknya mengapresiasi kedatangan ini, jarang-jarang Walikota datang secara langsung. Mudah-mudahan ini bisa menjalin kerjasama dimasa-masa yang akan datang antara pemerintah kota langsa dengan pemerintah kota banjarmasin.(Wiwin Hendra)




