Tidak sampai disitu, robert pardosi juga menyayangkan tindakan represifitas dari pihak kepolisian yg sangat merugikan bagi massa aksi yg notabennya hanya ingin menyampaikan aspirasinya dengan damai.- Ucapnya dalam orasi
Indra Simarmata juga sampaikan orasinya, Saat ini demokrasi kita sedang tidak baik baik saja sehingga membuat kami mahasiswa Siantar untuk turun ke jalan, kita melihat bahwa adanya kekuasaan yang saat ini ingin menganulir putusan MK Melalui DPR RI untuk melakukan RUU Pilkada demi lolos nya salah satu anak penguasa di negeri ini, Dan hal ini kita ingin menyampaikan ke DPRD Pematangsiantar sebagai wakil Rakyat tetapi pada nyatanya, tidak ada satupun DPRD Pematangsiantar yang berada di kantor sementara kami melakukan aksi di jam kerja kantor. Hal ini pun menimbulkan kekecewaan bagi kami semua mahasiswa yang melakukan aksi.” Ucap Indra Simarmata Ketua Gerakan Ikatan Mahasiswa dan Pemuda (GIMP)
Pimpinan Aksi sampaikan bahwa segala bentuk kekecewaan kami yang tidak tersampaikan kepada anggota DPRD, maka kami menyita dan mensegel kantor DPRD kota Pematangsiantar atas mandat rakyat.




