
“Meskipun pengamanan unjuk rasa yang dilaksanakan masih bersifat simulasi,” katanya.
Hal itu sebagai antisipasi pengamanan bilamana ditemukan adanya aksi unjuk rasa akibat ketidakpuasan para penduking salah satu pasangan calon kepala daerah terhadap hasil Pilgub maupun Pilwako kelak.
“Empat anggota yang terluka ini meliputi dua anggota mengalami luka ringan dan dua anggota mengalami luka yang cukup serius pada bagian kaki,” ujarnya.
Sementara penyebab luka disebabkan oleh serpihan pada selonsong gas air mata.
Untuk empat anggota yang terluka sempat dibawa ke RSUD Abdul Aziz Singkawang. Namun, dua anggota yang mengalami luka pada bagian kaki harus di rujuk ke Rumah Sakit Pontianak.
“Mengingat di Singkawang belum ada dokter spesialis tulang atau Orthopaedi”. ujarnya.(MH).




