
Kepada ayah kandungnya, Muhamnad Syahbani, Airin mengaku, dia bertekat ingin mengalahkan Oriza, rivalnya yang mengalahkan dirinya difinal turnamen tenis meja memperebutkan tropi bergilir Kapolres Labuhanbatu.
“Tahun depan, apa masih ikut dia (makdudnya, Oriza, red). Saya akan kalahkan dia. Bila saya bisa bertemu lagi dengan dia tahun depan”, ucap Muhamnad Syahbani – yang juga Ketua PTMSI Labuhanbatu itu, menirukan ucapan puterinya tersebut.
Airin, putri dari salah seoorang wartawan itu, punya cita-cita, ingin berprestasi yang lebih baik lagi. sehingga kelak, tidak saja mengharumkan nama dirinya, tetapi juga keluarga, daerah dan tingkat nadional.
Begitulah harapan dan cita-citanya, yang disampaikannya selesai mengikuti turnamen tenis meja memperebutkan trop bergilir Kapolres Labuhanbatu tahun 2024.
Untuk menggapai cita-cita dan harapan itu tentunya, ajang turnamen seperti ini, sangat bagus untuk melatih mental Airin. Karena pengalaman sangat dibutuhkan, bagi seorang atlit cilik di semua jenis cabang olah raga.




