Kapolres OKI, AKBP Hendrawan Susanto, S.H., S.I.K., melalui Kabag Ops, Kompol Abdul Rahman, S.H., menyatakan bahwa situasi di lokasi perkebunan PT SWA masih kondusif meskipun ada aksi unjuk rasa dari warga.
“Saat ini kondisi masih kondusif dan personel masih standby,” ucapnya.
Terkait dugaan penembakan yang dilaporkan oleh PT SWA, Kompol Abdul Rahman menegaskan bahwa polisi masih melakukan pengecekan dan belum dapat memastikan kebenarannya.
“Mengenai hal adanya penembakan di areal perkebunan PT SWA tadi malam, kita masih melakukan pengecekan. Jadi belum tahu benar tidaknya ada peristiwa itu,” katanya.
Sementara itu, Manager Perkebunan PT SWA, William Herland Manik, tetap bersikukuh bahwa kegiatan replanting adalah kewajiban perusahaan yang diamanahkan oleh negara. Ia juga membenarkan adanya insiden penembakan pada Minggu malam, 26 Mei 2024, yang membuat para pekerja ketakutan dan menghentikan aktivitas mereka.
“Saat pekerja lagi di lokasi melakukan aktivitas replanting, tiba-tiba ada sekelompok orang yang tidak dikenal di Desa Sodong menembaki pekerja kami,” ujarnya.




