Menurut Agus Fatoni, pameran ini merupakan pameran terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh pemerintah Provinsi. Banyak stan dan kegiatan yang diselenggarakan.
“Ada banyak capaian yang di raih pemprov Sumsel, maka ini jadi apresiasi dan wujud syukur,” katanya saat memberikan kata sambutan kemarin.
Tidak mengherankan bahwa pameran ini diadakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
Fatoni menambahkan bahwa Sriwijaya Expo juga diadakan sebagai cara untuk mengucapkan terima kasih atas iklim yang baik untuk investasi, UMKM dan UMKM, serta keamanan di Sumsel.
“Expo ini juga bentuk penghargaan kepada para pelaku usaha, pengembang usaha, IKM dan UMKM serta seluruh penggerak ekonomi di Sumsel karena berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi di Sumsel dengan baik,” katanya.
Dirinya berharap kemajuan ini dijaga dan ditingkatkan untuk meningkatkan kondisi di masa depan.
“Berbagai indikator makro ekonomi menunjukan tren positif dan berdampak sangat baik pada aspek kehidupan mulai dari tingkat kemiskinan yang menurun dan pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Sriwijaya Expo sekaligus Kepala Dinas Perindustrian Sumsel Neng Muhaiba alasan mengunakan Halaman Kantor DPRD Sumsel sebagai lokasi Sriwijaya Expo tahun 2024, agar mudah dijangkau Masyarakat. Padahal diketahui jika event ini sering diselenggarakan di Pelataran Benteng Kito Besak (BKB).




