Namun petugas pengelola tidak mampu menjawab apa yang menjadi pertanyaan dari Baihaki Akbar, bahkan oknum tersebut malah menundukkan kepala.
“Ini coba jelaskan, bagaimana perhitungannya kalian, jika satu bis kalian bisa mengambil keuntungan kurang lebih 27.500, lantas berapa banyak ini tiap harinya yang kalian ambil,” jelas Baihaki Akbar saat menemui petugas pengelola parkir wisata religi Sunan Drajad.
Bahkan Baihaki merasa geram atas ulah yang telah dilakukan oleh oknum petugas pengelola lahan parkir ini, dirinya dalam waktu dekat ini akan segera mengirimkan surat pemberitahuan kepada dinas pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Lamongan untuk menggelar aksi dan juga akan melaporkan kasus tersebut ke Polda Jatim.(M.Tahan)




