“Ya, kita sudah Surati hingga Ke Presiden RI. Saya berharap, sejalan dengan pergantian Kapolres baru juga menjadi angin segar untuk warga Labuhanbatu, dan saya yakin, pak Kapolres juga setuju agar lokasi perputaran Narkoba itu dapat segera ditutup tanpa alasan apapun,” cetus Akhyar Idris Sagala,SH.
Untuk diketahui, Akhyar yang merupakan kuasa hukum Korban pengeroyokan Ormas Islam di lokasi hiburan malam tersebut, sangat meyakini bahwa AKBP James Hasundungan Hutajulu, S.IK.,SH.,MH.,M.IK, adalah sosok polisi yang Presisi dan menginginkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri kembali menguat.
“Inilah saatnya pak Kapolres, apabila Polres Labuhanbatu juga mendukung Brother Station itu segera ditutup, maka yakinlah kepercayaan masyarakat kepada Polisi di Labuhanbatu akan semakin meningkat. Saya yakin pak Kapolres sepakat dan kami siap akan membangun komitmen bersama nantinya,” bilang Akhyar.
Sedangkan untuk ‘PR’ yang juga dinilai menjadi atensi menonjol lainnya adalah terkait adanya dugaan Manipulatif pada proses rekrutmen Calon Perangkat Desa yang diprakarsai oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan (PMD/K) Kabupaten Labuhanbatu.




