Terkait dengan hasil pemetaan tetsebut, dia menambahkan, terdapat enam titik rawan macet, karena adanya pasar tumpah dan pusat pertokoan. Yang akan diatasi dengan skhema pengganjalan, difungsikan manakala terjadi kemacetan. Disetiap titik pengganjalan ini, nantinya ada satu perwira pengendali, dan enam personil gabungan.
“Personil yang disiagakan dititik ini, nantinya akan merespon setiap kepadatan arus lalulintas. Dengan mengurai kemacetan melalui beberapa skgema”, imbuhnya.
Selain mengantisipasi kemungkinan kemacetan karena pasar tumpah, serta aktifitas pertokoan sebut Kasar Lantas, pihaknya juga sudah mempersiapkan kemungkinan adanya kemacetan akibat bencana alam.
Menurut Yaqin, bila curah hujan tinggi terdapat setidaknya dua titik rawan banjir. Berpotensi menggenangi ruas jalan lintas Sumatera. Yaitu terletak pada kilometer 252 – 253 Medan – Rantauprapat, dan kilometer 266 – 267 Medan – Rantauprapat. Yang ketinggian air, dapat mencapai 30 – 50 centimetet.
Mengantisipasi kemungkinan terjadinya kemacetan didua tempat itu, Satlantas Polres Labuhanbatu bersama instansi terkait, akan menyiagakan alat berat ditempat ini. Untuk menarik kenderaan yang kemungkinan nantinya mogok.




