Labura, Nusnet.id- Masyarakat Desa Sukarame lama,Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatera Utara mulai resah terhadap pelayanan dan ulah Kepala Puskesmas Sukarame.
Pasalnya, sejak Puskesmas Sukarame dipimpin dr.Erlidawati sangat jarang menangani pasien yang datang berobat ke Puskesmas dan selalu menyarankan agar pasien berobat ke Rumah Sakit tanpa ada usaha sedikit pun memberikan pertolongan pertama kepada pasien yang membutuhkannya.
Seperti yang dialami, M A warga setempat pada hari Minggu 20/11/2022 yang membawa anaknya DA (11), siswa kelas 5 SD berobat ke Puskesmas Sukarame karena kakinya terkena paku sebesar 5 inci yang membuat kakinya tembus.
Sesudah diterima di Puskesmas, Kepala Puskesmas dr.Erlidawati langsung menyuruh orang tua pasien agar membawa anaknya ke Rumah Sakit Seger Waras tanpa memberikan pertolongan apapun terhadap pasien. Demi keselamatan anaknya, MA pun membawa anaknya sesuai arahan Kepala Puskesmas.
Usai berobat di Rumah Sakit Seger Waras, orang tua pasien pun terpaksa mengeluarkan biaya sebesar Rp 12.000.000 untuk biaya perobatan anaknya.




