Mudah-mudahan teknik ini dapat membantu ditengah kenaikan harga BBM yang saat ini sangat memberatkan masyarakat. Cara mengemudi menghemat BBM dan hemat hingga jutaan rupiah setiap tahun, meningkatkan keselamatan di jalan, dan mencegah kerusakan pada kendaraan. Gunakan 5 teknik mengemudi hemat BBM ini untuk menurunkan konsumsi BBM kendaraan dan emisi karbon dioksida sebanyak 25%.
- Percepat dengan lembut.
Semakin keras kita mempercepat semakin banyak BBM yang kita gunakan. Di kota, kita dapat menggunakan lebih sedikit BBM dengan menginjak pedal gas secara perlahan. Agar BBM lebih irit, luangkan waktu 5 detik untuk mempercepat kendaraan hingga kecepatan 20km/jam dari posisi berhenti. - Pertahankan kecepatan tetap.
Ketika kecepatan naik turun, kita menggunakan lebih banyak BBM, dan menghabiskan lebih banyak uang. Pengujian telah menunjukkan bahwa memvariasikan kecepatan naik dan turun antara 75-85 km/jam setiap 18 detik dapat meningkatkan penggunaan BBM sebesar 20%.
Jika lalu lintas memungkinkan, biarkan kecepatan turun saat Anda melakukan perjalanan menanjak, lalu naikkan kembali akselerasi saat meluncur pada jalan menurun.
- Antisipasi lalu lintas.
Lihatlah ke depan saat mengemudi. Jaga jarak dengan kendaraan di depan. Kita dapat menjaga kecepatan sestabil mungkin dan menggunakan lebih sedikit BBM. - Hindari kecepatan tinggi
Tetap pada batas kecepatan dan hemat BBM! Sebagian besar mobil paling hemat BBM saat melaju antara 50-80 km/jam. Di atas kecepatan ini, semakin cepat melaju akan menggunakan semakin banyak BBM.
Misalnya, pada kecepatan 120 km/jam, kendaraan menggunakan bahan bakar sekitar 20% lebih banyak daripada pada kecepatan 100 km/jam. Pada perjalanan 25 km, perbandingan ini hanya memangkas waktu 2 menit perjalanan dengan konsumsi BBM 20% lebih boros.
- Meluncur untuk melambat.
Setiap kali menggunakan rem, kita menyia-nyiakan momentum ke depan. Kita akan menghemat BBM dan menghemat uang dengan melepaskan kaki dari pedal gas dan meluncur untuk memperlambat daripada menggunakan rem.
Inilah 5 teknik mengemudi menghemat BBM. Jika kita menerapkan teknik ini dengan asumsi pemakaian Pertalite 5 liter/hari dan penghematan 10% maka Rp.50,000×10%=Rp.5,000/hari atau sama dengan Rp.150,000/bulan dan Rp.1,800,000/tahun, selamat mencoba.(Ok.Lubis).




