Dia menilai, jika yang terkecil ini pun dikeluhkan oleh warga, apa kabar kegiatan-kegiatan lainnya seperti Rehab Paud, Pengerasan Jalan, Sumur bor dan rumah sehat dan juga pekerjaan lainnya.
“Kita bisa melakukan demonstrasi di Kejati untuk mengusut tuntas dugaan ini. Karena kita mempunyai data anggaran dan bukti fisiknya” jelasnya.
Terpisah, Kepala Desa Keluang, Robinhar, saat hendak ditemui terkesan menghindar dengan tidak ingin bertemu wartawan. Dicoba berkali- kali ingin dikonfirmasi lewat telpon genggamnya bernomor 08217774xxxx juga tidak menjawab.
Untuk itu, diminta kepada pihak Kejaksaan dan Kepolisian agar dapat segera turun untuk melakukan penyelidikan, terhadap dugaan praktik korupsi di kantor Desa tersebut.
(M.Tahan)




