Pola pengembangan bibit dari Balitbu ini dipastikannya memiliki banyak manfaat. Namun yang terpenting kata dia, Balitbu Tropika merupakan penghasil pohon induk berkualitas sebagai benih penjenis sehingga berpotensi untuk dikembangkan di Aceh Tamiang. Di sisi lain, Wabup Insyafuddin menilai pendistrisibusian bibit ini akan menjadi sektor baru pendapatan daerah.
“Karena keaslian varietas bibit terjaga, petani akan memilih beli di daerah sendiri, ini kan menjadi pendapatan daerah,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunak), Safuan, melalui Kepala Bidang Produksi dan Perlindungan Tanaman, Muhammad Yunus yang ikut mendampingi kunjungan kerja Wabup ke Solok beberapa waktu yang lalu menjabarkan, sebagai upaya peningkatan potensi pengembangan pohon induk yang akan dikembangkan di daerah serta upaya penyelamatan plasma nutfah sebagai kekayaan alam yang bisa mendukung pembangunan nasional.
“Tujuannya untuk mengembangkan potensi PAD melalui penyediaan pohon induk tanaman buah yang berkualitas sehingga dihasilkan benih atau bibit bermutu,” kata Yunus.
(Wartawan Wiwin Hendra)




