Untuk itu, Insyafuddin meminta tokoh agama berperan dalam melakukan pencegahan terhadap masuknya paham radikalisme di tengah masyarakat.
Brigjen Pol. Drs. Sentot Prasetyo selaku Waka Densus 88/AT Mabes Polri menyampaikan, sebagai warga negara Indonesia kita harus berpaham satu ideologi, yaitu Ideologi Pancasila yang juga menerapkan sikap toleransi antar umat beragama.
“Dengan adanya kegiatan ini, Kita berharap agar Kita tetap berpaham dan berideologi Pancasila serta menjaga keutuhan NKRI”, ucap Sentot.
Diakhir dilakukan Pembacaan Ikrar Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang salah satunya berbunyi “Setia dan Mengakui bahwa pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai Dasar Hukum Negara dan tidak bertentangan dengan Syariat Islam”.
Ke-389 Jamaah Islamyiah ini diketahui berasal dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Karang Baru, Rantau dan Kejuruan Muda.
Tampak hadir mengikuti rangkaian pelepasan bai’at Waka Densus 88/AT Mabes Polri, Brigjen Pol Sentot Prasetyo, Dir Cegah Densus 88/AT Mabes Polri, Brigjen Pol. Tu Bagus Ami Prindani, Kolonel (purn) Ahmad Husein, MA, Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Czi. Alfian Rahmad Purnamasidi, Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali, Danyon 111 Raider Khusus Letkol Inf. Agus Satrio wibowo, Kepala Kesbangpol Provinsi Aceh, Drs. Mahdi Efendi, Asisten I Pemerintahan Setdakab Aceh Tamiang, Syahri, Wakil II DPRK Aceh Tamiang M. Nur, Kajari Aceh Tamiang, Agung Hardianto, Ketua Pengadilan Negeri Kualasimpang, Rahmadsyah, Ketua MPU Aceh Tamiang, Syahrizal, Kaban Kesbangpol Aceh Tamiang Devi Agusliyana, Kabag Ops Polres Aceh Tamiang, Kompol Arif Sanjaya, Kasat Intelkam Polres Aceh Tamiang AKP Zulfahmi, Kabag Humas Setdakab Aceh Taming, Azwanil Fakhri dan para tamu undangan lainnya. (Wartawan Wiwin Hendra)




