“Dimana saat ini kita juga masih berada di angka 27% kondisi ini tentunya merupakan Pr besar yang mesti segera kita atasi”, ujar Wabup.
Dijelaskan Wabup, Gerakan yang kita sebut dengan Gema Kibbla saat ini mendapatkan dukungan kuat dari pimpinan daerah dan stakeholder terkait yang ditandai dengan penandatangan komitmen bersama zero tolerance untuk kematian ibu dan bayi baru lahir.
Gema Kibbla menjadi salah satu wadah bersama bagi semua stakeholder untuk bergerak menurunkan AKI dan AKB serta angka sunting.dan kita juga sudah membentuk Pokja/tim pelaksana Kibbla sebagai motor untuk upaya ini.
Saya berharap, DP2KB dan DInas kesehatan dapat memberikan perhatian khusus dengan peran PKB dan PLKB yang secara struktural berada di bawah koordinasi BKKBN.harap Wabub.
Ditempat yang sama selaku pemateri M.Irzal, SE, MM kepala perwakilan BKKBN provinsi Sumatera utara menjelaskan, Workshop itu adalah suatu wadah bagaimana orang berdiskusi untuk membenahi hal- hal yang tidak baik agar dilakukan perbaikan secepat mungkin.




