Dengan kegiatan yang digelar ini diharapkan Pemilu tidak ada pemberitaan hoax ataupun lainnya, dan berjalan dengan lancar.
“Untuk pengawasan sendiri agar tidak adanya berita hoax ataupun semacamnya kita akan melakukan sinergitas dengan beberapa instasi terkait, guna dalam rangka pencegahan agar tidak terjadi tindak pidana,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Proses Bawaslu Sumsel, Syamsul Alwi mengapresiasi kegiatan yang digelar Dit Intelkam Polda Sumsel ini. “Kami mendukung kegiatan ini, karena kita anggap ini langkah yang sangat tepat dalam mencegah berita hoax, isu sara dan hati speech menjelang Pemilu 2024,” bebernya.
Dirinya menjelaskan, bahwa berkaca pada 2019 lalu banyak masyarakat yang terpecah belah akibat permasalahan tersebut, sehingga diharapkan dengan kegiatan ini dapat mencegah berita hoax, isu sara dan hati speech menjelang Pemilu 2024.
Dalam Pemilu banyak sekali pontesi terjadinya pemberitaan hoax, ujarnya kebencian, hingga politik uang. “Kita tidak bisa berdiri sendiri dalam mengatasi permasalahan ini, untuk itu kita tidak bisa sendirian melainkan perlu adanya kerjasama antar instansi terkait seperti KPU hingga pihak kepolisian,” aku dia.




