Ia kemudian mengisahkan dirinya telah turun langsung membagikan susu kambing kepada anak penderita stunting, namun hal ini belum berhasil dikarenakan masih rendahnya kepedulian orang tua terhadap asupan makanan dan nutrisi anak-anak.
“Dimohon kepada Kepala Dinas dan Camat untuk memaksimalkan program percepatan ini dan memonitor kegiatan. Kita bekerjasama dan sama-sama bekerja untuk generasi kita bersama yang lebih baik”, ucap Wabup.
Dalam penurunan angka stunting, Wabup Insyafuddin berpesan agar para tim bekerja dengan niat lillahita’ala. “Perlu untuk menjadi mindset kita bersama bahwa anak-anak ini merupakan anak kita semua sesama Muslim. Saya teringat sebuah HR. Muslim no. 2699 yang artinya: Barang siapa yang membahagiakan orang mukmin lain, Allah Ta’ala menciptakan 70.000 malaikat yang ditugaskan memintakan ampunan baginya sampai hari kiamat sebab ia telah membahagiakan orang lain. Allah senantiasa menolong hamba selama ia menolong saudaranya.”, tutur T.Isyafuddin menambahkan.
Terakhir, Wabup meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kominsa untuk membuat video kampanye penanganan dan penurunan kasus stunting yang ditayangkan di media sosial.
“Semoga melalui program-program ini bisa menghasilkan anak-anak Aceh Tamiang yang cerdas dan berkualitas”, pintanya mengakhiri.




