Menjadi seorang pimpinan, kata MDR, harus tau keinginan masyarakat, untuk itu setiap calon legislatif maupun calon kepala daerah berlangsung pada tahun 2024 datangi desa maupun dusun di jabupaten ini, diharuskan Berdialog dengan masyarakat.
Bila itu yang dianggap terbaik dan menunjang kebutuhan masyarakat maka pilih dia dan hak kedaulatan ada di tangan Ibu dan Bapak selaku masyarakat Buru.
” Sebaliknya bila orang itu tidak mampu menjawab keinginan masyarakat maka jangan dipilih.” Kata MDR menambahkan.
Lebih lanjut, disampaikannya, komitmen bantuan dari partai NasDem kabupaten Buru selama ini, merupakan Jumat Berkah MDR berbagi bersama Yatim Piatu, Janda, Orang Tua Jompo, Mualaf dan Fakirmiskin.” Akuinya menjelaskan.
Pemberian itu, bukan semata berharap untuk memilih kader – kader NasDem yang militan, tetapi pilihlah Calon legislatif dan calon kepala daerah yang nyata/terukur dan Restorasi. Olehnya itu jangan salah langkah memilih calon kandidat kucing di dalam karung dengan istilah ” Lapar Bicara Lain, Kenyang Bicara Lain.” Pungkasnya.(Rad/AK).




