Sedangkan hasil dari Rembuk Stunting yaitu seluruh stacholder menyepakati sasaran dari desa-desa prioritas penanganan stunting, menyepakati rumusan kegiatan dijadikan sebagai bahan penyusunan rancangan akhir rkpd Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2022, menyepakati bahwa pemerintah Desa lokasi prioritas akan meningkatkan alokasi kebutuhan pendanaan program dan kegiatan terkait dengan percepatan penurunan stunting dalam rancangan APBDes Tahun 2022 dan 2023.
Dari data terpadu statistik, dikabupaten Labuhanbatu tercatat ada 237 balita status stunting yang tersebar di sembilan kecamatan lima belas Puskesmas. dan ditargetkan penurunan hingga 14% di tahun 2024, dan 23,45% di tahun 2022. (Rahmat)




