Untuk mendukung pencapaian program tersebut, Pemerintah Aceh bertekad untuk mewujudkan jalan yang disebut Nova sebagai “jalan mantap” di Aceh, yang bisa meningkatkan konektivitas antar wilayah.
Upaya tersebut dilaksanakan dengan skema pekerjaan kontrak tahun jamak (multiyears contract).
Pemilihan skema itu bertujuan agar jalan yang dibangun benar benar sampai tuntas, karena kebijakan dan anggaran telah diberikan secara penuh, meskipun harus melalui tahapan penyelesaian yang sedikit memakan waktu.
“Semua paket tersebut ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. Sehingga dengan demikian peningkatan konektivitas antar wilayah bisa semakin terwujud,” kata Nova.
Nova berpesan, keberadaan kedua ruas jalan yang telah diresmikan dan jalan lainnya yang akan segera tuntas, mesti dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik.
“Saya mengharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Barat Daya turut memelihara dan merawatnya agar manfaatnya bisa lebih maksimal,” ujar Nova.
Dikatakan, keberadaan kedua ruas jalan itu tidak hanya dibutuhkan untuk mendukung gerak ekonomi, sosial dan budaya di kedua wilayah, tapi juga akan membuka keterisolasian masyarakat, serta mendukung konektivitas lintas kabupaten dalam hal pengangkutan barang dan jasa dari sektor pertanian dan perkebunan sehingga ekonomi masyarakat akan meningkat, jarak antar Kabupaten/Kota bisa dipersingkat, dan akan timbul kawasan pertumbuhan baru sebagai akibat dari lancarnya arus transportasi.




