“Jalan ini membuka keterisolasian masyarakat dan sangat mendukung transportasi dan arus keluar-masuk hasil produk sektor pertanian dan perkebunan,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Nova dalam kegiatan yang digelar secara hibrida kemarin mengatakan kehadiran kedua ruas jalan ini akan dapat memperlancar arus barang dan jasa oleh masyarakat setempat dan sekitarnya.
“Dua tahun lalu, saya duduk bersama tokoh masyarakat Aceh Tamiang di Masjid Babo, dan berjanji pembangunan jalan dari Karang Baru ke Simpang Jernih Aceh Timur akan dituntaskan.
Alhamdulillah niat baik kita dengan tujuan membangun demi rakyat, hari ini jalannya selesai dibangun. Hari ini janji itu telah saya tunaikan, dan hutang saya lunas,” kata Nova.
Gubernur menambahkan, pembangunan 14 ruas jalan ini sebenarnya menjadi mimpi para pemimpin Aceh terdahulu, untuk menghubungkan setiap Kabupaten/Kota di Aceh.
Almarhum Profesor Ibrahim Hasan, mantan Gubernur Aceh, tahun 1990-an mencetuskan “Jalan Terobosan”, yang bertujuan menghubungkan lintas kabupaten agar perekonomian warga bisa lebih menggeliat dan berdenyut.




