Kang Haji Harry juga menambahkan banyak oknum Polri yang ditangkap oleh Propam Polri Dari BPI KPNPA RI sangat berharap kepada Kapolri jangan dilevel bawah saja yang terungkap namun harus bisa menyentuh kelevel Pimpinan Utama Polri yang terlibat didalam rekrutmen Polri tersebut
Dalam setiap kesempatan Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo
mengungkapkan kepada publik ,bahwa Polri memiliki aplikasi Clean and Clear dan Whistle Blower dimana dari System yang telah disosialisasikan kepada para Peserta Calon Taruna / Taruni untuk menyampaikan pengaduan terkait ada dugaan penyimpangan serta pungli dalam seleksi catar Akpol , sebagi bentuk dan wujud Polri kepada Publik untuk Transparansi bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dan juga harus siap melakukan komunikasi secara aktif kepada warga masyarakat yang benar mengetahui adanya penyimpangan dalam rekrutmen Polri, serta Polri tidak segan untuk meminta saran dari berbagai elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mengawasi tahapan seleksi penerimaan Akpol dan ini yang harus bisa dibuktikan Kapolri kepada Publik bahwa Polri tidak ada lagi menerima suap dan pungli dalam rekrutmen polri.




