Membahas meugang dan kurban idul adha mendatang, berulang kali Bupati Mursil mengimbau supaya masyarakat Aceh Tamiang tidak takut berkurban. Ia mengatakan, walau ada wabah PMK, mestinya tak menjadi alasan kita tidak berkurban tahun ini.
Disebutkan, pemkab akan segera menerbitkan edaran yang mengatur tata kelola pemanfaatan hewan ternak untuk meugang dan kurban Idul Adha 1443 H yang sudah tidak lama lagi.
Dijelaskannya, sejauh ini Pemkab bersama petani/peternak dan para pemangku kepentingan berhasil mengendalikan keadaan.
“Data terbaru menunjukkan, dari 8600-an ekor sapi yang terinfeksi, per hari ini tinggal 600-an ekor yang masih sakit. Angka kematian 82 ekor. Dengan fakta ini, kita optimistis wabah terkendali,” kata Bupati lagi.
Berbicara mengenai persiapan meugang dan pelaksanaan kurban Idul Adha 1443 H, Bupati meminta Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan memastikan ternak yang disembelih dalam kondisi sehat dan layak.
“Kalau untuk meugang, saya minta pak Kadis mengerahkan petugas memeriksa kondisi ternak sebelum dan sesudah disembelih. Upayakan sesuai protokol kesehatan hewan ternak. Sementara untuk pelaksanaan kurban, kita imbau masyarakat melaporkan ke datok dan petugas keswan setempat, supaya bisa dipastikan ternak kurban dalam kondisi sehat dan layak,” timpalnya lagi.
Wartawan Wiwin Hendra




