Menurut Supriadi pencucian pataka tersebut menjadi pedoman dan semangat untuk setiap insan Polri agar tetap memegang teguh kebenaran, melaksanakan tugas pokok melindungi, mengayomi, melayani dan menegakkan hukum serta mewujudkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Supriadi menegaskan agar seluruh personel mengetahui nama pataka Polda Sumsel dan mengetahui makna dari Pataka tersebut.
“Menghormati Pataka Polda Sumsel bukan dengan cara mengsakralkannya, namun dengan mengimplementasikan nama dari Pataka Polda Sumsel “ Athidhira Wira Bhakti ” sebagai motivasi,” Personel kita dilapangan tutupnya’,”. (Rhm)




