Dirinya menjelaskan, bahwa penegakan hukum terhadap kapal hantu merupakan hal yang sangat sulit dilakukan tapi Ditpolairud Polda Sumsel berhasil mengukap kapal hantu yang melakukan kejahatan di perairan.
Kita harus menggunakan kapal malaikat dimana kita memiliki niat yang bersih, menjalankan tugas dengan ikhlas akan mampu mencapai hasil, seperti yang dilakukan, mengungkap kasus penyelundupan benih lobster dan mengamankan pelakunya, jelasnya.
Dirinya menuturkan, bahwa Polri tidak bisa bekerja sendirian tanpa adanya dukungan dari masyarakat dan media yang ikut serta dalam menciptakan Kamtibmas hingga keamanan di wilayah Indonesia maupun diseluruh wilayah Sumsel.
Untuk itu harus adanya komunikasi hingga hubungan yang harmonis antara kita (polisi) media dan juga dengan seluruh lapisan masyarakat sehingga beberapa hal dapat dilakukan pencegahannya,
Tidak hanya jajaran Polairud bisa seluruh anggota kepolisian manapun bisa mendapatkan penghargaan ini tapi semua intansi polisi manapun bisa mendapatkan penghargaan.siapa saja bisa asalkan mendedikasikan untuk Kamtibmas. Kita harapkan penghargaan ini dapat memotivasi kita bersama untuk hal Katabidmas maupun lainnya. (Budi Sajo)




