“Nanti kita akan lakukan upacara adat dalam waktu dekat, namun untuk sanksi yang jelas akan kita tindak tegas,” katanya.
Sementara itu, Kakek korban sekaligus Tokoh adat Dayak Kecamatan Singkawang Timur Adrianus mengatakan, telah menyerahkan permasalahan ini sepenuhnya kepada pihak terkait.
“Kami serahkan sepenuhnya kepada pihak terkait, yang jelas kami pihak keluarga tetap mengutamakan kondusifitas di tengah masyarakat, dan kami juga atas nama keluarga telah sepakat menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan, terutama untuk adat namun hukuman lainya kami serahkan kepada satuan.” terangnya.
Dirinya juga berharap kepada masyarakat agar tidak lagi melakukan atau menyebar isu Hoax atau isu yang dapat memecah belah antara masyarakat.
“Yang jelas kami akan menjaga kerukunan antar masyarakat dan unsur lainya.” Tegasnya.
Sebelumnya Seorang pemuda babak belur di hajar oleh oknum TNI yang di duga merupakan anggota yang bertugas di Batalyon Infanteri Raider 641/Beruang.




