Banyak yang sedih ditinggal ramadhan, dan ada pula yang menerima keberkahan, dengan adanya kebijakan mudik ini berkah tersendiri mengalirnya sirkulasi ekonomi dari pusat ke pelosok daerah,” katanya.
Menurut Herman Deru banyak sekali saudara di kampung halaman, yang tentu tidak datang dengan kesuksesan diperantauan saja tapi membagikan berkah dari perantauan untuk di kampung halaman.
“Kita fokus ke rasa syukur bukan hura-hura, untuk itu Saya menyarankan agar takbir ini dilaksanakan di musholah masjid tanpa pawai keliling,” tambahnya.
Dia juga menyampaikan ucapan terimaksih kepada forum ulama dan umaraq dan para pengasuh ponpes yang ikut menjadi tauladan bagi umat.
“Insya Allah ini akan disyiarkan ke seluruh pelosok, kita bersyukur tahun ini kita merayakan idul fitri ini serempak tanpa perbedaan, besok sholat ied adalah tanda kemenangan kita,” pungkasnya.
Turut hadir dalam takbir Agung, antara lain Habib Mahdi, Ustadz Solihin Hasibuan, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumsel.(Rhm)




