Selanjutnya ia mengatakan bahwa sumber donatur berasal dari dalam negeri maupun luar negeri salah satunya yaitu Negara Turki dimana negara ini memiliki kedekatan secara historis mau emosional dengan masyarakat Aceh.
“Eratnya hubungan Aceh dan Turki bisa terlihat dari adanya Kompleks Makam Tengku Di Bitay di Desa Bitai, Banda Aceh. Dimana setiap tahunnya diperingati dengan pembacaan doa bersama di kompleks makam tersebut.
Pada masa itu Turki mengirim ratusan tentara untuk melatih pasukan perang Kerajaan Aceh. Selain itu Turki juga mengirim ulama untuk mengajar masyarakat Aceh. Lalu Meriam Lada Sicupak yang merupakan hasil pertukaran segenggam lada (lada sicupak) dengan Meriam oleh kerajaan Aceh dengan kerajaan Turki menjadi simbol symbol dukungan Turki terhadap aceh pada masa itu.
Kontribusi Aceh terhadap Turki juga tidak bisa dianggap kecil, Aceh menjadi salah satu pengekspor hasil rempah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Turki,” Jelas Ryanda
Sebelum kegiatan distribusi selesai, Furqan selaku Humas ACT Aceh berbagi salah satu cerita tentang penerima manfaat yang sangat memprihatinkan., yaitu saat seorang ibu paruh baya yang tidak mau disebut namanya, membawa pulang paket pangan dengan menggunakan sepedanya.




