Jebolan Pondok Pesantren Jamiatul Quro di Palembang ini sejak kecil sudah berkecimpung dengan kegiatan membaca Alquran.
Ia belajar Alquran pertama kali di Taman Pendidikan Alquran (TPA) di saat usia belia. Kemudian berlanjut ketika duduk di Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Negeri.
“Saat sekolah di MAN 2 Palembang, saya juga mondok (pondok pesantren) di sinilah saya lebih kencang belajar Alquran,” kata dia.
Kemudian, ia melanjutkan pendidikan ke Universitas Sriwijaya dengan mengambil jurusan akuntansi di Fakultas Ekonomi.
Kira-kira dua semester mengenyam bangku kuliah, tawaran menjadi polisi pun didapatnya. Bermula dari seorang PNS Polda Sumsel yang menginformasikan bahwa ada penerimaan anggota Polri dari jalur bakat pada 2013.
Husein yang dikenal menjadi guru mengaji di TPA, dinilai layak untuk mengambil formasi tersebut.
“Saya pun lulus, dan memutuskan untuk berhenti kuliah karena ada motivasi sendiri untuk menyiarkan Islam di lingkungan Polri,” kata dia.
Ucapan Husein itu pun benar-benar dibuktikannya, kini ia menjadi pengajar di Taman Pendidikan Quran Polsek Talang Kelapa yang diikuti warga sekitar berjumlah 27 orang dengan beragam latar pendidikan dari SD hingga perguruan tinggi.




