“Hujan yang terjadi begitu deras mengakibatkan banjir melanda di permukiman kami, ditambah air kiriman dari arah Serong dan dari arah Terminal Kilo Meter (KM) 12, membuat penderitaan kami bertambah, diperkirakan banjir yang terjadi merendam ratusan rumah yang berada di permukiman kami,” ucap Amrul kepada media ini
Dari pantauan kami banyak warga terpaksa mengungsi baik kerumah saudara maupun ketempat yang lebih tinggi, sampai berita ini diturunkan belum ada uluran dan perhatian dari pemerintah setempat, baik dari Kepolisian atau pun dari pemerintah Kelurahan setempat.
Saat kami mencoba konfirmasi ke pemerintah setempat melalui sambungan telepon baik Wakil Bupati (Wabub) H. Slamet Somosentono dan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuasin, tidak dapat dihubungi.
Sampai berita ini diturunkan genangan air semakin tinggi dikarenakan kiriman air dari daerah sekitar baik dari arah Serong maupun dari arah Terminal KM 12 (M.Tahan)




