“Kita akan memfasilitasi, baik itu dari segi infrastruktur maupun dari segi pendanaannya. Intinya kami sangat mendukung penuh pembangunan ETLE ini,” tutup Herman Deru.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa ETLE ini menjadi program kepolisian dan kedepannya akan terus di kembangkan sehingga kepatuhan masyarakat terkait masalah penggunaan jalan dapat mengurangi resiko terjadinya kecelakaan.
“Kami ucapkan terima kasih kepada para pimpinan dalam hal ini Gubernur dan rekan-rekan BUMN. Kita ingin program ETLE dan pelayanan yang berbasis digital bisa kembangkan agar tingkat kecelakaan bisa turunkan, selain itu penyimpangan anggota bisa kita perkecil dan pelayanan yang berbasis digital untuk masyarakat bisa kita tingkatkan,” ucap Kapolri.
Kapolri menyebut, dengan diterapkannya ETLE Nasional Presisi Tahap I di periode 2021 efektif menurunkan angka pelanggaran lalu lintas sebanyak 20-40 persen.
“Secara global pembangunan ETLE pada Tahap I sudah diterapkan di 12 Polda Jajaran dan di hari ini diresmikan ETLE Nasional Presisi tahap II dengan penerapan di 26 Polda Jajaran dengan 285 kamera,” tandasnya.




