“Saya juga sangat mengharapkan agar seluruh peserta bisa menguasai dan nantinya bisa memandikan mayit. Satu lagi pesan saya, jaga rahasia mayit ketika kita memandikannya. Apa pun yang terjadi dengan si Mayit jangan katakan sama siapapun. Ini sangat penting,” jelas Sekda dengan tegas.
Sementara itu, Kepala Dinas Syari’at Islam Samsul Rizal menjelaskan Kegiatan ini diikuti sebanyak 106 orang peserta dan dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama diikuti oleh peserta wanita, dan hari kedua diikuti oleh peserta laki-laki.
“Adapun peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah petugas dan kader Bilal mayit di kampung masing-masing. Pelatihan ini juga bertujuan untuk melatih petugas Bilal mayit dalam fardhu kifayah di dalam masyarakat,” ujarnya.
Hadir dalam kegiatan, unsur Forkopimda Aceh Tamiang, Kepala Baitul Mal Mulkan Tampubolon, Ketua MPU, Ustadz Syahrizal, Kepala Dinas Pendidikan Dayah, Haliah, tutor dan para peserta penyelenggaraan Fardhu Kifayah.
(Wartawan Wiwin Hendra)




