“Kami berharap dengan dibukanya pameran bonsai hari ini, akan semakin banyak masyarakat yang menyukai bonsai. Bonsai, selain memiliki nilai seni yang tinggi juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi,” sebut Ferdi.
Dalam kegiatan ini, komunitasnya berkolaborasi dengan komunitas bonsai Kota Langsa dan Kabupaten Langkat. Pameran dan jemur bonsai menampilkan 230 kreasi kerajinan bonsai dengan lebih dari 30 jenis pohon. Ke depan dirinya berharap dukungan semua pihak, terutama Pemkab Aceh Tamiang, agar usahatani bonsai ini makin berkembang di Bumi Muda Sedia.
Disampaikan, kegiatan pameran dan jemur bonsai bertajuk Tamiang Bonsai-1 akan berlangsung sejak hari ini, Minggu tanggal 20 Maret sampai dengan 28 Maret, atau selama sepekan ke depan. Dalam laporannya tadi Ferdi mengatakan, pameran yang digelarnya terbuka untuk umum.
Hadir dalam kegiatan tersebut, isteri Wakil Bupati yang juga Ketua BKMT, Ernita Hasibuan, Anggota DPRA F-PKS Nova Zahara, unsur Forkopimda, Kabag Humas, Azwanil Fakhri, sejumlah perwakilan SKPK terkait, serta Tamu undangan.[]
(Wartawan Wiwin Hendra)




