Ia juga mengingatkan bahwa para guru yang mengajar di sekolah terpencil tersebut adalah ujung tombak keberhasilan para siswa di desa terpencil tersebut jadi tetaplah semangat dan jangan cengeng dan mengeluh tetapi terus berinovasi.
“Tapi harus diingat, Bapak dan Ibu guru adalah ujung tombak yang akan menjalankan tugas tersebut. Jangan cengeng, jangan mengeluh, terus berinovasi, berkreasi,” pesan Taqwallah.
Ia juga meminta para guru untuk memanfaatkan fasilitas yang ada untuk mendidik siswa.
sekda menekankan, dewan guru harus menjadi contoh, dan menjadi penyemangat untuk para siswa untuk bisa berprestasi lebih baik lagi.
menurut sekda, ilmu pengetahuan banyak di google, tapi pendidikan moral berada di tangan para guru.
“jangan mengeluh karena bertugas di lokasi terpencil, tapi mulailah berpikir, apa yang bisa kita lakukan di tempat tugas saat ini,” tukasnya
Mengeluh tidak akan menghasilkan apa pun, tapi karya-karya kitalah yang akan mempengaruhi kinerja, kata Sekda Aceh, dr Takwallah.
(Pewarta : Putri Pranata)




