Babinsa yang merupakan garda terdepan, yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Babinsa berada di bawah Koramil sebagai organisasi setruktural yang memiliki wilayah tugas di Desa atau kelurahan sebagai pembina.
Kusdi juga menjelaskan bahwa, seorang Bintara Pembina Desa memiliki wilayah tanggung jawab bervariasi, dari satu desa hingga beberapa desa. Tiap Kodim pasti punya Koramil model tempat para Babinsa itu ditempa. Intinya, bagaimana mengubah mereka dari personel satuan tempur menjadi personel satuan teritorial yang siap pakai sebagai pembina di desa.
Seperti contoh Babinsa Koramil 13/Peureulak Timur Kodim 0104/Aceh Timur Serka T. Afrizal ini, ia melakukan pendampingan pertanian, dengan membantu merawat cabai pak Ilham, di Desa Seuneubok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur.
Di jajaran Kodim 0104/Atim sendiri, Koramil 11/Birem Bayeun menjadi sekolah singkat bagi para Babinsa baru untuk belajar tentang tugas-tugas mereka meliputi mengumpulkan dan memelihara data pada aspek geografi, demografi, hingga sosial dan potensi nasional di wilayah kerjanya dan tak ketinggalan tentang pertanian,” jelasnya.



