Orangtua mana yang tak terenyuh melihat kondisi putri bungsunya harus dirawat karena luka bakar oleh pacarnya sendiri, hal itu pula yang diungkapkan oleh Yuniha (58), Ibu korban .
“Aku tak senang, tak sukoredo anak ku di silap jeme, Aku Kepengen Andre dihukum mati” Gerutuk Yuniha.
Sementara itu, Kapolres Lahat, AKBP Eko Sumaryanto SIK, ketika dihubungi via telepon / WA, menjelaskan akan memproses secara tegas terhadap perilaku brutal oknum Polisi tersebut.
“Kami tetap proses hukum tegas sesuai dengan aturan yang berlaku, masalah pribadi anggota, dari dinas bantu untuk tali asih kepada keluarga korban “Sebut Kapolres Eko, Sambil menjelaskan, untuk hasil perkembangan penyidikan atas perkara tersebut nantinya di proses oleh Polres Muara Enim Polda Sumatera Selatan. (Rhm)



