Nusantara Netizen – Aceh
Aksi Mahasiswa Rakyat Aceh berunjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Aceh. Mereka juga menuntut dugaan korupsi jembatan di Aceh Singkil, harus ditetapkan siapa tersangkanya karena kasus ini sudah lama sekali mangkrak.
Koordinator aksi, Muhammad Nafis, juga mengatakan agar Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh yang baru, Bambang Bachtiar, harus bisa menuntaskan kasus itu. Supaya dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap penegak hukum,terutama di Aceh.
“Korupsi sudah jadi penyakit kronis di Aceh,” ungkap Nafis, di sela-sela aksi unjuk rasa nya bersama massa lainnya.
Pembangunan Jembatan Kilangan Aceh Singkil sudah dimulai dari tahun 2014 lalu. Anggaran yang dikucurkan juga sebanyak Rp 81.2 miliar.
Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) telah mengaudit kasus dugaan korupsi Jembatan Kilangan Aceh Singkil. “Dari proses tender sampai pelaksanaan diduga terjadi kesalahan hukum,” sebut Nafis.
Oleh karena itu,Kejaksaan Tinggi Aceh harus terbuka dalam penanganan kasus dugaan korupsi Jembatan Kilangan di Aceh Singkil. Harusnya, dengan waktu yang sudah lama ditangani, tersangka dugaan korupsi pada kegiatan itu harus ditangkap, Ungkap Nafis.



