Komandan Lanal Lhokseumawe Kolonel Marinir Dian Suryansyah juga menyampaikan kepada Kolonel Laut (P) Wawan Trisatya yang sesaat lagi ke menjabat sebagai Asops Panglima Komando Armada 1 tentang permohonan menambah kehadiran Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yang melaksanakan patroli, pengamanan, penegakan dan melindungi kedaulatan negara di wilayah perairan Aceh.
Yang saat ini cukup banyak kegiatan illegal, baik itu berupa penyelundupan maupun perdagangan orang yang terjadi di wilayah perairan Aceh.
Harapan tersebut langsung ditanggapi oleh Kolonel Laut (P) Wawan Trisatya bahwasannya kita akan menyiapkan unsur-unsur untuk mendukung pengamanan di wilayah pesisir Timur Aceh, guna menekan angka kriminalitas dan ilegal di wilayah Aceh yang tentunya apabila ini terjadi akan sangat berdampak bagi generasi muda, masyarakat Aceh ke depannya, demikian pungkas Danlanal Lhokseumawe Kolonel Marinir Dian Suryansyah.
Dilansir dari laman Wikipedia, KRI Raden Eddy Martadinata-331 merupakan kapal PKR (Perusak Kawal Rudal) SIGMA 10514 SIGMA 10514 pertama yang dibangun di galangan kapal dalam negeri PT PAL Indonesia, bekerja sama dengan perusahaan kapal Belanda Damen Schiede Naval Ship Building (DSNS).



