Pada kesempatan tersebut Kepala BNN Kota Langsa, AKBP. H. Basri, SH., MH., dalam sambutan dan paparannya menyampaikan bahwa ” Narkoba,” kata yang sering kita dengar di tengah masyarakat, baik tua maupun muda, pelajar, Mahasiswa pekerja dan semua lapisan masyarakat, Narkoba seakan menjadi momok yang sangat menakutkan terlebih dikalangan pelajar dan mahasiswa, jika situasi ini terus terjadi dan tidak ada solusinya, maka bagaimanakah nasib bangsa ini, hal inilah yang harus segera dijawab dengan tindakan. tegas Basri.
Mari kita lihat angka usia produktif yang mencapai 185,34 juta jiwa adalah generasi Muda dari total 269,6 juta jiwa. Kita harus peduli dan menyelamatkan generasi ini dari ancaman bahaya narkoba.
Kondisi Aceh saat ini menempati peringkat 6 (enam) dengan angka jumlah penyalahgunaan narkoba di indonesia, 64 kawasan rawan narkoba, puluhan jalur tikus, penemuan ladang ganja masih terus terjadi, beranjak dari itu melalui rapat ini mari kita lakukan sesuatu / berkontribusi penuh untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa, Papar Basri.



