Dai muda Palembang, Ustaz Dedi pun menyebut bulan Rajab sebagai bulan yang haram untuk berbuat maksiat. Dalam sejarahnya, bahkan di bulan ini dilarang pergi berperang maupun berburu.
Setiap hamba Allah diminta untuk menjaga diri dan hati dalam berbuat maksiat dan melahirkan dosa, jelasnya
Rasulullah SAW bahkan bersabda, selain berupaya meningkatkan kualitas diri untuk menyambut Ramadhan, umat Muslim juga diperintahkan untuk meminta ampun kepada Allah SWT. Salah satu caranya dengan memperbanyak istighfar, menyempurnakan ibadah yang sebelumnya lalai dilakukan. Ibadah ini bisa berupa puasa, shalat sunah, infaq, sedekah, atau membaca kitab suci Alquran.
“Semua amalan yang dilakukan di bulan Rajab lebih banyak pahalanya daripada di bulan lain. Bahkan amalan pahalanya bisa menghapus dosa terdahulu. Untuk bentuk taubat, bukan hanya meminta ampun dan beristighfar, lebih dari itu yakni memperbanyak amalan sebagai usaha menghapus dosa-dosa terdahulu,” ujar Ustaz Dedi.
Di bulan Rajab, Rasulullah dan para Sahabat memperbanyak ibadah karena akan kedatangan tamu istimewa. Dimana selama sebulan penuh umat Muslim diperintahkan untuk berpuasa.



