Agar seseorang istiqomah atau tetap menjaga taubatnya, terkadang perlu diingatkan apa yang bisa didapat dari hal tersebut. Jika seorang umat mengetahui ganjaran dari taubatnya, maka ada keinginan kuat dalam hatinya untuk merawat taubat tersebut.
“Kalau dari beberapa sumber, manfaat taubat itu yang paling pasti adalah terhapusnya dosa kesalahannya. Kedua, Allah SWT mengganti kejelekan dengan kebaikan-kebaikan.
Misal dalam QS al-Furqan 70 disebut taubat seorang umat akan itu diganti dengan kebaikan,” lanjutnya
Ustad Dedi mengingatkan umat Muslim jika Allah SWT sangat mencintai hamba-Nya yang bertaubat. Maka, sebagai umat Allah harus muncul rasa menjaga taubat tersebut. Berikutnya, ia menyebut imbalan dari taubat yang dilakukan seorang hamba memang tidak langsung dirasakan.
Namun bila hak-hal tersebut sudah dituliskan dalam Alquran, maka itu adalah janji Allah SWT dan pasti ditepati. Keyakinan dan keimanan seseorang diuji dalam hal ini.paparnya
“Intinya, selama matahari masih terbit di timur dan terbenam di barat, maka selama itu pula pintu taubat tidak pernah ditutup. Ini juga bagian dari hijrah. Hati kita terbuka untuk melakukan kebajikan, menyadari kekurangan, dan memperbaiki untuk yang lebih bai,” ucapnya.



