Dapat dibayangkan, tentu dibutuhkan biaya yang tidak sedikit dalam menempuh pendidikan di tingkat Perguruan Tinggi belum lagi biaya-biaya pendukung lainnya.
Namun, Ia tak pernah merasa mengeluh, bila anak membutuhkan biaya kuliah, bahkan berhutang pun tak pernah dilakukan, karena jauh jauh hari telah dipersiapkan dengan terencana, terarah dan sistematis.
Telepon genggam Bang Leman berdering tanda anak butuh kiriman, keesokan harinya Bang Leman pergi ke pasar membeli celengan baru.
Ccelengan lama dibelah dan sisanya dimasukkan ke celengan baru begitulah yang dilakukan Bang Leman berulang-ulang saat akan mengirim kebutuhan biaya anak kuliah.
Manajemen ini selalu digunakan dan tak pernah berubah sampai ketiga anaknya berhasil menyandang gelar Sarjana Hukum.
Kiat Bang Leman dalam mewujudkan keberhasilan Pendidikan anaknya bukan hanya ditentukan oleh manejemen keuangan saja namun ditambah dengan didikan nilai-nilai relegius.
Hal ini dibuktikan dengan anak kedua Bang Leman mampu menjadi imam sholat dimesjid-mesjid baik dimesjid kampus maupun di mesjid umum di luar kampus.




