Sangat terkesan dan selalu terngiang dalam ingatan saat Bang Leman meyakinkan moto hidupnya kepada penulis,
” hidup ini harus Saya jalani dengan tulus serta ikhlas dan dengan keringat Saya mencari rezeki yang halal demi keberhasilan pendidikan anak”, moto hidup tersebut membuat penulis terkesan dan terharu.
Mengawali profesi sebagai buruh jasa angkutan barang pada saat itu tahun 1999, manakala anak tertua Bang Leman masih duduk di bangku kelas 1 pada SMA Negeri 1 IDI.
Saat itu pula ia mulai merencanakan manajemen keuangan sebagai antisipasi bila suatu saat anak membutuhkan biaya pendidikan sampai perguruan tinggi yang lumayan besarnya.
Terapan manajemen keuangan yang dilakukan Bang Leman sangatlah sederhana namun menurut penulis sangatlah penting, berarti dan menentukan target keberhasilan bila kita lakukan dengan serius.
Cara Bang Leman adalah Menyimpan atau menabung uang kedalam sebuah wadah yang memiliki lubang kecil biasa dikenal masyarakat Aceh sebagai ” Celengan “. Menurut Bang Leman cara itu sangat sederhana dan simpel.




