“Ibunda bu Nur saat ini tidak memiliki pekerjaan atau penghasilan. Sebelumnya Nur dan ibunya berjualan sarapan pagi dan kedai kelontong, tapi sejak enam bulan terakhir berhenti karena kehabisan modal,” katanya.
Saat ini, secara berkala, pendamping sosial mendatangi rumah Nur bersama pihak terkait untuk memberikan dukungan psikososial khususnya untuk anaknya. Atas berbagai bantuan, Nur menyatakan kegembiraan dan terima kasih atas perhatian dan bantuan pemerintah.
“Terima kasih atas segala bantuan bapak ibu. Saya ingin sembuh agar bisa beraktivitas kembali,” kata Nur. (Wiwin Hendra)




