“Artinya pemerintah melakukan action, kami juga action. Itu yang tidak saya inginkan,” ungkapnya.
Dia menegaskan kepada Pemkot Singkawang agar tidak merobohkan gerbang selamat datang tersebut.
Warga lainnya Johari Pion menilai, jika gerbang selamat datang memiliki nilai-nilai budaya.
“Gerbang itu juga memiliki nilai seni yang tinggi, meskipun bukan merupakan bagian dari Cagar Budaya,” katanya.
Harusnya, Pemkot Singkawang membaguskan bukan mau merobohkannya.
Menurutnya, nilai-nilai seni yang terdapat di gerbang selamat datang adalah merupakan hasil karya masyarakat Kota Singkawang.
“Jadi tolonglah kepada Pemkot Singkawang bisa menghargainya,” ujarnya.
Menyikapi polemik gerbang selamat datang, Pemkot Singkawang akan menggelar rapat secara internal guna mencari solusi permasalahan.
Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan saat mendatangi lokasi kejadian.
“Aspirasi masyarakat saya tampung untuk di rapatkan di internal kita,” kata Irwan.
Untuk itu, pembongkaran yang mau dilakukan Pemkot Singkawang terpaksa ditunda sampai ada solusi yang tepat. (Mizar)




