“Tolong makmurkan Masjid agar terus terbentuk masyarakat Aceh Tamiang yang Islami. Sejak kami dilantik (red-pasangan Bupati/Wakil Bupati), kami sudah membuat program Maghrib Mengaji. Tolong para Ulama dapat saling bertukar pikiran, berdiskusi, agar program ini terus berkembang,” pinta Mursil kepada para ulama.
Mursil juga mengatakan bahwa dalam menyiarkan kajian Islami, para ulama dapat memanfaatkan keberadaan Radio Suluh Tamiang. Melalui siaran radio, diyakini dapat memperbaiki kekeliruan pemahaman masyarakat terhadap kajian Islam antara pendapat yang satu dengan pendapat lainnya.
“Semoga apa yang telah dilaksanakan hari ini, berjalan sebagaimana harapan kita bersama sehingga dapat mendorong peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat yang Islami di kabupaten yang kita cintai ini,” ucap Mursil.
Sedikit mengenang masa lalu, Mursil mengungkapkan kepada civitas akademika IAIN Langsa, yang hadir bahwa beliau turut berperan terhadap berdirinya IAIN di wilayah Aceh Timur Raya tersebut.




