Bayu mengatakan pihak keluarga menolak membuat laporan polisi karena pelaku merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Dia mengatakan sang suami yang ODGJ sudah pernah dirawat di rumah sakit jiwa sebelum akhirnya kembali tinggal serumah dengan korban.
“Pernah di rumah sakit jiwa dan surat keterangannya lengkap, obat-obatannya ada,” pungkas Bayu. (Red/int)




