Alwalid sendiri sangat terharu dengan penyambutan yang dilakukan. “Saya tidak menyangka disambut begini, terima kasih banyak untuk semuanya,” ujarnya sambil menyeka matanya.
Amatan, kedatangan Alwalid bersama abang kandungnya Kamal MZ serta kedua orang tuanya itu disambut tarian ranup lampuan dari sanggar seni Desa Buket.
Di sana juga digelar santunan anak yatim diserahkan Imum Mukim Buloh Blang Ara, Tgk Zulfiandi dan ketua panitia, Saiful Bahri.
Kegiatan ‘Aneuk Agam Woe U Nanggroe’ itu dipandu Ody Cempeudak dan dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Tgk Zulkarnaini, lalu dilanjutkan kalung bunga kepada Alwalid oleh Camat Kuta Makmur serta di Peusijuk (tepung tawari) oleh Waled di Dayah.
Diketahui, penyambutan tersebut terlaksana berkat dukungan donatur dari Malaysia, Osman Abdullah, Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat Ali serta Camat Kuta Makmur. (Say)




